Langsung ke konten utama

Cara Pindah Aplikasi dari Internal ke Eksternal di Semua Android


Semakin berkembangnya android, aplikasi kini mempunyai beragam jenis dan fungsi menarik yang dapat kita raih dalam satu genggaman

Mulai dari aplikasi chatting, browsing, permainan, hingga alat yang dapat memudahkan kita seperti alat pembuka dokumen, alat scanner, alat editing foto/video, dan lainnya

Tahukah kamu?

Setiap aplikasi yang kita pasang, itu akan tersimpan beserta data-datanya didalam penyimpanan internal

Dan tanpa kita sadari, karena mungkin telah kebanyakan memasang aplikasi, atau memasang sedikit aplikasi namun data-datanya yang besar, itu akan memenuhi penyimpanan internal

Imbasnya, perangkat android kamu menjadi lemot dan kurang nyaman saat digunakan karena lag

Nah, pada setiap perangkat android kebanyakan memiliki tempat penyimpanan eksternal atau SD Card

Kita dapat memindahkan foto, video, musik, dokumen, dan lainnya seperti biasa kedalam penyimpanan eksternal agar meringankan penyimpanan internal, pasti kalian pernah melakukannya

Pertanyaannya adalah...

Apakah cara memindahkan aplikasi beserta datanya caranya sama seperti memindahkan foto, video, musik, dan lainnya?

Tidak, kamu tidak bisa memindahkannya seperti cara memindahkan foto, video, musik, dan lainnya

Namun, kamu harus mengikuti langkah-langkah berikut ini

Tutorial yang pertama dibawah ini saya menggunakan Samsung J5, dan mungkin caranya agak sedikit berbeda pada beberapa perangkat lainnya, namun sebagian besar pasti sama

Cara memindahkan aplikasi ke SD Card (penyimpanan eksternal) lewat pengaturan android

1. Buka Pengaturan

2. Klik Aplikasi

3. Klik Manager Aplikasi - mungkin tidak perlu pada beberapa perangkat lainnya

4. Pilih aplikasi yang ingin dipindahkan ke SD Card (penyimpanan eksternal)


5. Klik Penyimpanan

6. Lalu klik Ubah, dan pilih SD Card / Kartu SD


7. Setelah itu, klik PINDAH, dan proses pemindahan akan segera berlangsung


Perlu diketahui, tidak semua aplikasi dapat dipindahkan ke SD Card (penyimpanan eksternal) dan beberapa perangkat android tidak mengijinkan untuk memindahkan aplikasi ke SD Card (penyimpanan eksternal)

Itu berarti cara diatas tidak semua perangkat android bisa memindahkah aplikasi ke SD Card (penyimpanan eksternal)

Lalu, bagaimana solusinya?

Solusinya agar dapat memindahkan aplikasi ke SD Card (penyimpanan eksternal) yaitu dengan cara me-link aplikasi beserta datanya kedalam SD Card menggunakan aplikasi App2SD, namun SD Card kamu wajib di partisi sebelumnya

Apa itu partisi?, dan bagaimana cara melakukan partisi SD Card?

Kamu dapat menyimaknya dalam artikel berikut ini


Cara memindahkan aplikasi ke SD Card (penyimpanan eksternal) menggunakan aplikasi App2SD

Persyaratan :

1. SD Card wajib partisi

Bahan yang diperlukan :

App2SD : All in One Tool [ROOT]
GSTMaid.com
Download

Langkah-langkahnya :

# Cara memindahkan aplikasi satu per satu

1. Buka aplikasi App2SD

2. Klik Link apps to SD card

3. Pilih ext4 (bila kamu mempartisi sdcard ext4)

4. Dan pilih I’ve su.d support on my device / I use Magisk interface

5. Jika muncul peringatan seperti berikut ini, klik Ya


Jika sebelumnya kamu sudah melakukan pada poin ke 3, 4, dan 5, lewati saja langkah tersebut.

6. Jika muncul peringatan berikut ini, klik OKE

7. Pilih aplikasi yang ingin di pindahkan, contoh saja ingin memindahkan aplikasi seperti gambar berikut

8. Lalu, klik Kait/Putuskan


9. Centang Pilih Semua, jika muncul pilihan Partisi ke 2 atau partisi pertama, pilih saja Partisi ke 2

10. Dan centang Disable app before linking/unlinking

11. Lalu klik Oke, dan proses pemindahan akan segera berlangsung, lalu klik Oke lagi jika sudah selesai


# Cara memindahkan banyak aplikasi sekaligus

1. Buka aplikasi App2SD

2. Klik Link apps to SD card

3. Pilih ext4 (bila kamu mempartisi sdcard ext4)

4. Dan pilih I’ve su.d support on my device / I use Magisk interface

5. Jika muncul peringatan berikut ini, klik Ya


Jika sebelumnya kamu sudah melakukan pada poin ke 3, 4, dan 5, lewati saja langkah tersebut.

6. Jika muncul peringatan berikut ini, klik OKE

7. Klik tanda titik tiga di pojok kanan atas, lalu klik Pilih Banyak


8. Pilih aplikasi yang ingin di pindahkan, contoh saja ingin memindahkan aplikasi seperti gambar berikut

9. Klik tanda titik tiga di pojok kanan atas, lalu klik Kait/Putuskan


10. Centang Pilih Semua, jika muncul pilihan Partisi ke 2 atau partisi pertama, pilih saja Partisi ke 2

11. Dan centang Disable app before linking/unlinking

12. Lalu klik Oke, dan proses pemindahan akan segera berlangsung, lalu klik Oke lagi jika sudah selesai


Nah, itulah cara memindahkan aplikasi beserta datanya dari internal ke eksternal tanpa bantuan aplikasi (tanpa root) dan dengan bantuan aplikasi App2SD (dengan root)

Selamat mencoba :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Magisk : Pengertian, Kegunaan, dan Perbandingan Magisk vs SuperSU

Magisk ini sebenarnya gabungan dari dua kata yaitu Magic dan Mask atau dalam bahasa Indonesia nya Topeng Ajaib Mengapa namanya topeng ajaib? Karena magisk ini benar-benar ajaib yang bisa bekerja secara Systemless-ly atau bekerja tanpa sistem Mungkin kalian kurang dapat memahami maksud dari Systemless-ly atau bekerja tanpa sistem ini, saya sendiri ketika baru mengenal Magisk juga kurang paham maksudnya apa Setelah saya mempelajari magisk dari berbagai media seperti website resmi magisk, forum xda, dan lainnya, Inilah penjelasan Magisk si topeng ajaib Apa itu Magisk? Magisk merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Topjohnwu yang fungsinya mirip dengan SuperSU dan Xposed Framework Magisk ini bersifat open-source, maksudnya kode programnya dapat dilihat oleh umum sehingga aman dari kode-kode yang berbahaya bagi privasi Magisk ini akan dikelola menggunakan aplikasi Magisk Manager yang merupakan sebuah aplikasi pendukung menjalankan Magisk Apa saja fungsi dari Magisk Manager? Magisk Manager...

Cara Mengaktifkan Wifi dan Hotspot Bersamaan di Android

Mengakses internet biasanya menggunakan 2 cara, yaitu melalui kuota data atau wi-fi, dan itupun kita bisa bagi-bagi akses internet kepada teman-teman kita yaitu dengan Hotspot Wifi atau juga disebut dengan tethering Jika kita menggunakan kuota data, kita tinggal mengaktifkan hotspot/tethering untuk membagikan akses internet kepada pengguna lain Lalu, bagaimana jika kita menggunakan wifi?, apakah bisa menyalakan wifi dan hotspot secara bersamaan? Nah, inilah yang menjadi permasalahan bagi pengguna android karena ternyata tidak bisa mengaktifkan wifi dan hotspot secara bersama-sama lewat pengaturan di android Contohnya : Jika kita mengaktifkan wifi maka hotspot harus dimatikan Jika kita mengaktifkan hotspot maka wifi harus dimatikan Bagaimana solusinya agar keduanya bisa aktif bersamaan dan tanpa mematikan salah satunya? Yaitu dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bernama NetShare Sebenarnya ada aplikasi lain untuk menghidupkan wifi dan hotspot/tethering bersamaan, namun kali ini...

2 Aplikasi Scanner Dokumen Terbaik di Android

Dulu, banyak orang yang merasa kerepotan untuk menscan dokumen karena harus pergi ke tempat fotocopy Namun tidak untuk sekarang, dengan adanya android ini kita bisa menscan dokumen kita sendiri tanpa harus ke tempat fotocopy atau yang lainnya Yaitu menggunakan aplikasi scanner untuk menscan dokumen Tetapi tidak semua aplikasi scanner di android bisa memberikan hasil yang baik, karena itu disini kita sharing aplikasi scanner terbaik yang memberikan hasil terbaik yang kami rekomendasikan Scanbot Aplikasi ini kami rekomendasikan untuk menscan dokumen karena mempunyai fitur-fitur menarik dan memberi kemudahan untuk menggunakannya, seperti : Ketika kita sedang mometret dokumen, kita tinggal mengarahkan kamera ke dokumen, nantinya akan langsung menyesuaikan pinggiran dokumen dan otomatis memotret dokumen tanpa kita sentuh. Fitur ini jarang ada di aplikasi-aplikasi scanner lainnya Bukan untuk menscan dokumen saja, tetapi juga untuk kartu nama, papan tulis, dll Aplikasi ini juga di bekali OCR ...